Agar Produksi ASI Meningkat, Ikuti Cara Memperbanyak ASI Sebelum Melahirkan Berikut Ini

Sebelum persalinan, jangan lupa untuk melakukan cara memperbanyak ASI sebelum melahirkan agar produksi ASI meningkat pasca melahirkan. Terkadang pasca melahirkan ibu bisa mengalami permasalahan seperti produksi ASI yang menurun atau keluarnya ASI kurang lancar. Apabila hal ini dibiarkan tentu bisa berakibat buruk bagi pertumbuhan bayi terutama di 6 bulan pertama pasca persalinan. Memanfaatkan susu formula sebagai pengganti ASI tentu bukan solusi yang bijak karena bisa berdampak pada daya tahan tubuh anak di kemudian hari. Padahal ada beberapa cara mudah dan alami untuk mengatasi hal ini seperti yang dilansir oleh situs umihilma.com.

Cara memperbanyak ASI sebelum melahirkan yang pertama yakni dengan memijat payudara serta membersihkan area puting. Memberi pijatan lembut pada payudara sebelum persalinan dipercaya mampu merangsang produksi ASI. Pijatan yang lembut searah dengan jarum jam bisa membantu melancarkan peredaran darah di area payudara serta membuat otot-otot payudara menjadi lebih rileks. Pijatan yang lembut dan perlahan mampu merangsang kelenjar payudara untuk lebih aktif memproduksi ASI. Bila perlu, lakukan pijatan sambil membersihkan area di sekitar puting payudara. Area puting payudara rentan penyumbatan oleh kotoran. Bersihkan area ini dengan menggunakan baby oil sambil membuat pijatan yang lembut. Lakukan hal ini secara rutin agar kotoran maupun lemak yang menyumbat puting payudara luruh.

Di samping melakukan pijatan lembut, cara memperbanyak ASI sebelum melahirkan yang lain yakni dengan menerapkan gaya hidup sehat. Hindari konsumsi kafein sebelum masa persalinan dan pasca persalinan dan perbanyak konsumsi air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Konsumsi makanan bergizi yang mengandung banyak protein yang mampu meningkatkan produksi ASI seperti kacang-kacangan, sayuran, buah dan produk susu. Hindari stres, karena stres justru membuat hormon tubuh menjadi tak seimbang sehingga mempengaruhi produksi ASI. Lakukan olahraga ringan agar tubuh tidak kaku dan jangan sungkan untuk mengambil kelas senam kehamilan. Jangan lupa untuk ambil waktu istirahat yang cukup serta hindari menggunakan bra yang terlalu ketat. Ukuran bra yang terlalu ketat justru bisa menghambat pertumbuhan sel-sel kelenjar payudara serta menimbulkan nyeri punggung.